[et_pb_section fb_built=”1″ admin_label=”section” _builder_version=”3.22″][et_pb_row admin_label=”row” _builder_version=”3.25″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”3.25″ custom_padding=”|||” custom_padding__hover=”|||”][et_pb_text admin_label=”Text” _builder_version=”3.27.4″ background_size=”initial” background_position=”top_left” background_repeat=”repeat”]
Potret anggota OSIS SMP Islam Al Azhar 33 Palembang membagikan takjil kepada pengendara motor
Momen bulan puasa tahun ini dimanfaatkan oleh anggota OSIS SMP Islam Al Azhar 33 Palembang untuk melaksanakan berbagai macam rangkaian ibadah. Tidak hanya ibadah yang bersifat hablumminallah,namun juga melaksanakan ibadah hablumminannas dengan melaksanakan program aksi peduli dibulan Ramadhan, yaitu kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat. Kegiatan ini melibatkan seluruh anggota OSIS SMP Islam Al Azhar 33 Palembang, serta 13 bapak ibu guru pendamping.
Kegiatan ini diawali dengan sholat ashar berjamaah di mushola SMP Islam Al Azhar 33 Palembang yang langsung dipimpin oleh bapak Dr. Bukhori, MA selaku kepala sekolah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan tim yang akan bertugas untuk membagikan takjil di lokasi yang sudah ditentukan.
TIM 1 dan TIM 2 Pembagian Takjil
Agus Sapriansya, S.Pd., M.Hum, selaku Korbid Kemuridan mengatakan bahwa program pembagian takjil ini, sudah menjadi agenda tahunan yang dilakukan oleh OSIS SMP Islam Al Azhar 33 Palembang. Namun sedikit berbeda dengan sebelumnya, untuk tahun ini lokasi pembagian takjil tidak hanya disatu lokasi, namun dilakukan di empat titik lokasi pembagian, diantaranya lampu merah simpang empat Jalan Pangeran Ayin, lampu merah Simpang Patal, di depan sekolah, dan satu tim khusus untuk operasi pembagian takjil keliling.
Tim 3 dan Tim 4 Pembagian Takjil
Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran kepada murid-murid khususnya para anggota OSIS untuk berbagi kepada sesama. Adapun jumlah takjil yang dibagikan kepada masyarakat berjumlah 200 kotak takjil. Meskipun tidak terlalu banyak, diharapkan kegiatan ini mampu memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, serta menumbuhkan rasa kepedulian dalam diri para murid.
Dokumentasi pada saat OSIS SMP Islam Al Azhar 33 Palembang Berbagi Takjil kepada masyarakat
[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]
Memasuki era new normal, SMP Islam Al Azhar 33 kembali mengadakan agenda OSIS Fun Day pada tanggal 28 Maret 2022, di kawasan wisata Saung Bambu, Kenten. Kegiatan ini dikhususkan untuk para murid yang tergabung dalam OSIS SMP Islam Al Azhar 33 Palembang. Bukan tanpa alasan, kegiatan ini menjadi ajang refreshing bagi para anggota OSIS yang sebelumnya sudah bekerja keras dalam menjalankan setiap program kerja selama satu tahun.
Mengusung tema menjalin semangat dan kekompakan melalui permainan edukasi. Kegiatan ini diisi dengan berbagai macam hiburan dan permainan individu maupun tim, seperti naik perahu, sepeda air, ATV, lomba yel-yel, estafet karet gelang, dan Education Trip Tournament. Acara yang diselenggarkan oleh bidang Kemuridan SMP Islam Al Azhar 33 Palembang ini dihadiri oleh 40 peserta meliputi 30 anggota OSIS dan 10 guru pendamping.
Dalam sambutannya, bapak Dr. Bukhori, M.A selaku kepala sekolah SMP Islam Al Azhar 33 Palembang, mengungkapkan bahwa OSIS Fun Day merupakan salah satu bentuk layanan pembelajaran yang bersifat outdoor, tidak hanya berisi permainan kegiatan ini menjadi media bagi para murid untuk melakukan Tadabbur alam. Sehingga para murid diharap mampu untuk mempelajari, melihat, serta memahami kuasa Allah SWT melalui alam. Senada dengan pernyataan kepala sekolah, ketua pelaksana OSIS Fun Day, Agus Sapriansya, S.Pd., M.Hum menuturkan kegiatan ini menjadi ajang bagi anggota OSIS untuk kembali menumbuhkan semangat organisasi dan menjalin kekompakan yang mulai pudar dikarenakan pandemi yang mengharuskan pembelajaran dilakukan secara online.
Pengarahan yang dilakukan oleh Bapak Dr. Bukhori, M.A dan Agus Sapriansya, S.Pd., M.Hum
Dalam pelaksanaannya, rangkaian kegiatan OSIS Fun Day diakhiri dengan Education Trip Tournament. Aturan main dari permainan tim ini adalah mengharuskan kelompok yang sudah ada untuk melakukan perjalanan mencari empat pos edukasi yang sudah disediakan, diantarnya pos edukasi agama, pengetahuan umum, sains, dan bahasa. Disetiap pos masing masing tim mendapatkan 10 pertanyaan yang harus diselesaikan bersama. Tim yang berhasil menjawab 10 pertanyaan dengan benar, mendapatkan satu huruf. Apabila berhasil menyelesaikan tantangan disemua pos, maka tim tersebut akan mengumpukan empat huruf yang membentuk kata OSIS dan menjadi pemenang di ajang OSIS Fun Day tahun ini.
Keceriaan anggota OSIS mengikuti agenda Education Trip Tournament
SMP Islam Al Azhar 33 Palembang baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan General Lecture bersama Jacob M.Barinkman (USA) untuk murid kelas VII, VIII, dan IX pada hari Rabu, 13 Oktober 2021. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 s/d 12.00 siang ini mengambil tema “Education System, Indonesia vs America”. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan wawasan global kepada setiap murid di SMPIA 33 Palembang khususnya pengetahuan tentang sistem pendidikan di United State of America tentunya menjadi salah satu cara untuk memberikan kesempatan kepada setiap murid untuk berbahasa Inggris (bahasa internasional) sebagai bagian dari program unggulan di sekolah tersebut.
Salah satu yang unik dari rangkaian acara ini adalah pelaksanaan dihadirkannya langsung Mr. Jacob M.Brinkman sebagai Native Speaker di AULA SMPIA 33 Palembang. “Agenda ini merupakan acara perdana sebagai bentuk dari eksisnya program bilingual classroom di SMPIA 33 Palembang” ujar Bapak DR. Bukhori Mukhtar, MA., Kepala SMP Islam Al Al Azhar 33 PAlembang. Dia menambahkan, “program ini bertujuan agar anak-anak mengenal dan bersentuhan langsung dengan pengguna bahasa Inggris (native speaker) sebagai usaha maksimal dalam mempraktekan bahasa Inggris”. Kegiatan ini juga tak hanya diikuti oleh para siswa namun juga melibatkan guru yang hadir di AULA SMPIA 33 Palembang, serta beberapa orang tua murid turut serta. Pada kegiatan ini, para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti setiap sesinya dengan penuh ceria. “This event is great, the keynote speaker is handsome and humble, it seems to me that all of my friends are interested in” kata Azalea (murid 8D). dia menegaskan, “The two games we play with pak Jacob make us happy”.
Sebelum berakhirnya acara, juga diselenggarakan pengumuman dan pemberian hadiah kepada 3 peserat terbaik pada perhelatan perdana program native speaker di SMPIA 33 Palembang. Fardhan (Kelas 9B), Tyuri (Kelas 9B), dan Faiz Abqory (Kelas 7C) terpilih dan berhak menerima hadiah sebagai peserta terbaik. Sebagai unggkapan bahagianya, Jamiyyah (komite SMPI33) memberikan cideramata kepada bule ganteng asal Amerika ini
Dipenghujung acara, Jacob M.Brinkman menyampaikan, “I’ve been teaching English last two years in several schools in Indonesia but here I’ve been really impressed & happy with the teachers, staffs, and students, and also I’ve never experienced this since I’ve been teaching in many schools”.
Bapak Dr. Bukhori MA, selaku kepala sekolah melakukan proses registrasi
11 Oktober 2021 merupakan hari yang bersejarah bagi warga sekolah SMP Islam Al Azhar 33 palembang. Para guru, karyawan, dan murid dari kelas 7 sampai kelas 9, ikut berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS periode 2021/2022.
Kegiatan pemilihan ketua OSIS (selanjutnya dibaca pilkos) diawali dengan kegiatan pendaftaran yang dimulai dari tanggal 27-28 September 2021. Pada tahap ini murid kelas 7 dan 8 yang mendaftar berjumlah 36 murid, terdiri dari 11 murid kelas 7 dan 25 murid kelas 8. Selanjutnya para murid yang sudah mendaftar, diwajibkan untuk mengikuti seleksi tertulis dan wawancara.
Adapun pelaksanaan tes dilakukan pada tanggal 30 September 2021 dan untuk memudahkan jalannya tes, maka peserta dibagi menjadi 3 kelompok di dalam 3 ruangan yang berbeda. Hasil dari tes tertulis dan tes wawancara para peserta, menjadi landasan dari para guru untuk menentukan sepuluh murid yang memiliki kemampuan, skill, pengetahuan dan kompetensi dalam memimpin organisasi.
Tahapan berikutnya adalah penentuan lima pasangan calon (paslon), menariknya dalam penentuan paslon ini, para panitia (guru) memberikan kebebasan kepada para kandidat untuk menentukan pasangan mereka yang akan maju ke tahap PILKOS. Dengan hal ini, diharapkan para kandidat memiliki kemampuan berdiplomasi dan lobbying, sehingga mereka memiliki partner yang tepat untuk menjalankan program apabila nanti mereka terpilih. Dari proses di atas, maka dihasilkan lima paslon dengan visi dan misi yang beragam, diantarnya 1) Nayada dan Fatimah, 2) Faren dan Radit, 3)Abdurahman dan Karimah, 4) Falih dan Nandira, 5) Violy dan Diva. Ke lima Paslon tersebut selanjuntya mengikuti kegiatan debat Paslon yang dilakukan pada tanggal 8 Oktober 2021.
Setelah mengikuti proses dan rangkaian yang cukup panjang, Pesta Demokrasi yang ditunggupun tiba. Pelaksanaan Pilkos ini dilakukan di Aula SMP Islam Al Azhar 33 Palembang, dimulai pada pukul 09.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB. Proses pemungutan suara dilakukan dengan dua metode, yang pertama dilakukan secara Offline dan dilakukan secara Online. Bapak Dr. Bukhori, MA, selaku kepala sekolah SMP Islam Al Azhar 33 Palembang menyampaikan bahwa penerapan dua metode yang berbeda dilakukan untuk menghindari kerumuman di sekolah, mengingat kondisi wabah yang belum reda.
Meskipun demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi semangat demokrasi dalam diri para murid. Hal ini terbukti dengan antusiasme yang mereka tunjukkan dengan cara memberikan hak suaranya dengan bantuan dan arahan dari panitia PILKOS. Diharapkan dengan adanya penyelenggaraan PILKOS menjadi salah satu sarana untuk membentuk jiwa demokrasi dan kompetisi dalam diri murid SMP Islam Al Azhar 33 Palembang.
Palembang,
24 Agustus 2019. Pendidikan bukan hanya proses pembelajaran, tetapi juga proses
pengubahan perilaku seseorang agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa yang tertera pada UUD 1945 alinea keempat, semua
masyarakat Indonesia wajib mendukung cita-cita luhur tersebut. Untuk mendapatkan
pendidikan, anak-anak disekolahkan oleh orang tuanya di sekolah-sekolah pilihan
baik negeri maupun swasta. Salah satu lembaga pendidikan terbaik yang telah
berdiri sejak 67, yaitu Yayasan Pesantren Islam Al Azhar menjadi wadah
pendidikan yang bukan hanya menciptakan anak berprestasi di bidang akademik
melainkan juga akidah dan akhlak.
Proses
pengubahan perilaku dan kemajuan anak dalam segala bidang tidak hanya didapatkan
anak-anak dalam sekolah. Orang tua juga berperan penting tentunya. Untuk itu,
perlu adanya kesamaan visi misi, ide, dan komunikasi yang baik antara sekolah
dan orang tua. Seperti yang dilakukan oleh SMP Islam Al Azhar 33 Palembang pada
hari ini, yang menyelenggarakan acara Pertemuan Orang Tua dan Guru. Acara rutin
tahunan yang bertema “Eratkan Silaturahmi Membangun Generasi Rabbani” ini
dihadiri oleh Pengurus YPIA Cabang Palembang, semua dewan guru dan staf, dan
para orang tua murid SMP Islam Al Azhar 33 Palembang.
Acara
dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh ananda M. Daffa Islamay, dan
dilanjutkan dengan pembacaan ikrar yang dipimpin oleh M. Ihsaan Zakariyyaa,
serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars YPI Al Azhar. Selanjutnya para
orang tua menyimak pembahasan mengenai sekolah, baik dari sejarah YPI Al Azhar
hingga data-data alumni SMP Islam Al Azhar 33 Palembang oleh kepala sekolah,
Bapak Drs. Ahmad Nahrowi. Babe Awi mengatakan bahwa pendidikan anak merupakan
tanggung jawab bersama, untuk itu sekolah dan orang tua wajib mendukung segala
prosesnya agar dapat mewujudkan cita-cita bersama menjadikan anak-anak sebagai aset
hingga ke surga. Tak lupa Babe Awi pun menyampaikan sebuah puisi tentang
anak-anak yang diciptakannya sendiri.
Setelah
menyimak pembahasan dari Babe Awi, orang tua pun kembali menyimak program-program
sekolah yang dipaparkan langsung oleh ketiga Koordinator Bidang sekolah. Penyampaian
program yang pertama disampaikan oleh Bapak Antoni Erzal, M.Pd.I selaku
Koordinator Bidang Keagamaan. Dilanjutkan pula oleh Ibu Dian Ayu Puspa Sari,
S.Pd selaku Koordinator Bidang Kurikulum dan Bapak Agus Sapriansyah, M.Hum
selaku Koordinator Bidang Kemuridan.
Pemaparan
program-program sekolah tersebut diterima dan disambut baik oleh semua orang
tua murid yang menyimak. Acara tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan
anak-anak yang membawakan sebuah musikalisasi puisi. Ketua Jamiyyah, Ibu
Fitriyani yang saat itu juga berkesempatan menyampaikan program kerja Jamiyyah
mengatakan bahwa acara ini menjadi jembatan antara sekolah dan orang tua. Beliau
juga menyampaikan bahwa sebagai orang tua akan selalu mendukung program
sekolah. “Semoga semakin menjadi sekolah terbaik, yang menjadi role model, semakin
siap melahirkan anak-anak milenial berkualitas, anak-anak yang menjadi peringan
hisab orang tua di akhirat” ujar Ketua Jamiyyah tersebut.
Pertemuan
itupun ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ananda M. Nasirullah dan foto
bersama. (hay)
Sabtu, 17 Agustus 2019. Kemerdekaan sejatinya kebebasan dari segala jajahan sehingga tidak bergantung pada orang atau pihak tertentu. Di usianya yang ke-74, Republik Indonesia telah menjelma menjadi negeri yang lebih kokoh. Tujuh puluh empat tahun lalu, Indonesia dapat berdiri melawan segala bentuk penjajahan yang kejam lewat perjuangan penuh darah dan air mata oleh para pejuang bangsa.
Bambu
runcing menjadi gawainya, doa-doa rakyat menjadi perisainya. Perjuangan itu
mengantarkan cita-cita rakyat Indonesia untuk merdeka. Pengorbanan dan
kegigihan para pejuang bangsa itulah yang menjadi tumpuan anak bangsa kini agar
tetap dapat mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari segala bentuk penjajahan
di era baru. Kemerdekaan Indonesia memang bukan hanya peringatan belaka, tetapi
momentum peringatan kemerdekaan inilah yang dapat membangkitkan kembali gelora
pejuang di hati anak bangsa.
Seperti
yang dilakukan oleh murid-murid SMP Islam Al Azhar 33 Palembang baru-baru ini.
Mereka mengekspresikan kemerdekaan Indonesia lewat beberapa kegiatan sekolah.
Semarak kemerdekaan yang berlangsung selama tiga hari itu dibuka dengan pawai
kemerdekaan. Anak-anak dengan mengenakan kostum pahlawan berkeliling menyapa
masyarakat di sekitar sekolah sambil bersenandung lagu-lagu nasional.
Masih
mengenakan kostum pahlawan, anak-anak berekspresi membacakan puisi karangan
pribadi di halaman sekolah dan dilajutkan dengan lomba rangking 1, menggambar
pahlawan, dan lomba pengibaran bendera. Hari kedua diselenggarakan pula lomba
menghias kelas, cerdas cermat, baju berantai, dan yel-yel perkelas. Kegiatan
lomba diakhiri dengan lomba estafet kelereng dan tarik tambang. Bapak Agus
Sapriansyah, M.Hum., selaku Koordinator Bidang Kemuridan mengatakan bahwa
semarak kemerdekaan ini digelar untuk menghidupkan kembali spirit perjuangan
lewat beberapa lomba agar anak-anak mengerti pula arti berjuang, kekompakan,
dan kreativitas.
Semua
peserta lomba yang berhasil meraih juara diberi piala kemenangan. “Semoga di
hari kemerdekaan Indonesia, anak-anak Indonesia semakin bergairah untuk
mempersembahkan karya terbaik untuk negeri” tegas M. Nasrullah Aldebaran selaku
ketua OSIS SMP Islam Al Azhar 33 Palembang (hay).